Senin, 02 Januari 2017

Ciri-ciri ternak non-ruminansia



Ciri-ciri ternak non-ruminansia 
Berikut adalah contoh ternak non-ruminansia 

Ternak non ruminansia digunakan sebagai sebutan untuk mengenali ternak dari golongan mamalia yang sistem pencernaan makanannya memiliki lambung tunggal. Dikenal juga sebagai golongan ternak monogastrik (mbung tunggal). Dengan sistem pencernaan berlambung tunggal, ternak non ruminansia tidak dapat mencerna pakan berserat kasar tinggi (rumput dan jerami), sebaik ternak ruminansia. Namun demikian, diantara golongan ternak nun ruminansia sendiri, terdapat berbagai variasi dalam kemampuan mencerna serat kasar.
Ternak monogastrik pemakan tumbuhan seperti kelinci dan kuda, mempunyai keistimewaan tersendiri karena ternak ini mampu mencerna pakan rumput-rumputan paling baik dibanding ternak monogastrik lainnya karena saluran pencernaanya mampu melakukan fermentasi terhadap pakan berserat kasar tinggi sehingga menjadi mudah untuk dicerna. Pada kuda, fermentasi tersebut terjadi dalam colon, sedangkan pada kelinci fermentasi terjadi di caecum.
Hal ini tidak terjadi pada ternak monogastrik lain seperti ternak babi dan unggas. Begitu pula pada hewan kesayangan semisal kucing dan anjing yang merupakan contoh golongan monogastrik pemakan daging.



Sumber:
Juariah, Elis. 2013. Dasar Dasar Peternakan. Buku Teks Bahan Ajar Siswa. Direktorat Pembinaan SMK. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta. halaman 82 s.d 83

Tidak ada komentar:

Posting Komentar